Relawan Tangger Rescue Nusantara Berangkat ke Pesisir Selatan, Bantu Perbaikan Masjid dan Korban Banjir Bayang Utara


WANGSAKARA.COM , TANGERANG — Relawan kemanusiaan Tangger Rescue Nusantara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana alam. Pada Minggu, 22 Februari 2026, relawan yang dipimpin Raden Harrys Yasin atau yang akrab disapa Kang Bayu, bertolak menuju wilayah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Keberangkatan dilakukan dari Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, dengan membawa berbagai bantuan logistik bagi para pengungsi sekaligus misi kemanusiaan memperbaiki Masjid Baiturrahman yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan lumpur banjir Sungai Bayang Nyalo.

Lokasi bantuan berada di wilayah Nagari Muaro Aie serta Nagari Limau Gadang, khususnya di Kampung Ngalau Gadang yang menjadi salah satu daerah paling terdampak dan terisolasi pascabencana.

Kang Bayu menjelaskan bahwa dirinya tiba di lokasi sekitar empat hari setelah peristiwa banjir dan longsor melanda kawasan tersebut. Kondisi medan menuju kampung terdampak sangat sulit dijangkau karena tiga jembatan utama dilaporkan putus akibat derasnya arus banjir.

“Daerah Kampung Ngalau Gadang ini termasuk wilayah terpencil dan sempat terisolasi total. Akses bantuan sangat terbatas, sehingga kehadiran relawan menjadi penting untuk membantu masyarakat,” ujar Kang Bayu sebelum keberangkatan.

Selain membawa bantuan kebutuhan dasar bagi pengungsi, relawan juga fokus pada perbaikan rumah ibadah sebagai pusat aktivitas spiritual dan sosial masyarakat setempat. Rencananya, Kang Bayu bersama tim akan berada di lokasi bencana selama kurang lebih dua minggu.

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi perjalanan keempat Kang Bayu ke wilayah tersebut dalam misi sosial dan kebencanaan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Tangger Rescue Nusantara merupakan bentuk nyata melanjutkan nilai-nilai kepahlawanan Raden Aria Wangsakara.

Menurutnya, semangat kepedulian sosial yang diwariskan Raden Aria Wangsakara patut terus dihidupkan.

“Dahulu setelah peperangan, banyak anak yatim dan para janda korban perang yang dikumpulkan dan disantuni oleh Raden Aria Wangsakara. Sikap kemanusiaan itu yang harus kita teladani. Kami hadir bukan karena mampu memberi banyak, tetapi sebagai bukti bahwa ketika saudara kita tertimpa musibah, kita ikut merasakan dan membantu,” ungkapnya.

Keberangkatan relawan Tangger Rescue Nusantara diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak banjir dan longsor di Bayang Utara, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan warga di wilayah terdampak bencana tersebut.

Posting Komentar untuk "Relawan Tangger Rescue Nusantara Berangkat ke Pesisir Selatan, Bantu Perbaikan Masjid dan Korban Banjir Bayang Utara"