WANGSAKARA.COM, JAKARTA — Seni kaligrafi khas Kampung Lengkong Ulama turut hadir mewarnai ajang gelar karya dalam rangka E-Sports Kapolri Cup 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026.
Keikutsertaan Kaligrafi Lengkong Ulama menjadi kesempatan bagi para pelaku seni dari Kampung Lengkong Ulama untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas. Stand tersebut menampilkan beragam hasil karya warga Kampung Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
Kampung Lengkong Ulama selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan yang memiliki tradisi dan perkembangan seni kaligrafi yang cukup kuat. Berbagai karya kaligrafi yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi keislaman yang tumbuh di tengah masyarakat setempat.
Menariknya, stand Kaligrafi Lengkong Ulama tersebut mendapat perhatian dari Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo. Saat mengunjungi stand, Wakapolri melihat langsung berbagai karya yang dipamerkan dan membeli salah satu karya kaligrafi yang ditampilkan.
Kunjungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi para pelaku seni Kaligrafi Lengkong Ulama. Selain menjadi bentuk apresiasi terhadap karya seni masyarakat, perhatian tersebut juga dinilai sebagai momentum untuk semakin memperkenalkan seni kaligrafi Lengkong Ulama ke tingkat yang lebih luas.
Pembina dan pelatih Kaligrafi Lengkong Ulama, Zaenudin Arham, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang telah memberikan ruang bagi para seniman lokal untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya kepada Polres Tangerang Selatan dan Polsek Pagedangan yang telah memfasilitasi kami sehingga dapat mengikuti pameran pada ajang gelar karya E-Sports Kapolri Cup 2026,” ujar Zaenudin Arham.
Menurutnya, kesempatan tersebut sangat berarti bagi para seniman kaligrafi Lengkong Ulama. Melalui kegiatan seperti ini, karya-karya masyarakat dapat dikenal oleh khalayak yang lebih luas sekaligus membuka peluang pengembangan seni kaligrafi di masa mendatang.
“Kami berharap semakin banyak kegiatan dan sarana yang dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan Seni Kaligrafi Lengkong Ulama kepada masyarakat luas,” tambahnya.
Diikuti Puluhan Ribu Peserta
E-Sports Kapolri Cup 2026 mengusung tema “Dream to Become” dan diikuti sebanyak 35.936 peserta yang berasal dari 34 Polda dan 403 Polres di seluruh Indonesia.
Kompetisi tersebut resmi dibuka di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Para peserta berasal dari masyarakat umum dan mengikuti pertandingan secara berjenjang melalui tingkat Polres dan Polda hingga tingkat nasional.
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan institusi kepolisian di ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Kegiatan E-Sports Kapolri Cup 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 8–9 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
Di tengah kemeriahan kompetisi E-Sports tersebut, kehadiran Kaligrafi Lengkong Ulama memberikan warna tersendiri. Seni tradisional yang tumbuh dari masyarakat Kampung Lengkong Ulama itu menunjukkan bahwa karya budaya lokal memiliki ruang untuk tampil berdampingan dengan perkembangan kreativitas dan industri digital generasi muda.
Bagi masyarakat Kampung Lengkong Ulama, kesempatan tersebut bukan sekadar mengikuti pameran, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat Indonesia.
Kaligrafi Lengkong Ulama hadir membawa pesan bahwa tradisi, kreativitas, dan karya masyarakat lokal dapat terus berkembang serta mendapatkan tempat di tengah perubahan zaman.



Posting Komentar untuk "Kaligrafi Lengkong Ulama Hadir di Gelar Karya E-Sports Kapolri Cup 2026, Wakapolri Beli Salah Satu Karya"