Kades Lengkong Kulon Apresiasi Polri Dukung Pengembangan Seni Kaligrafi Lengkong Ulama

WANGSAKARA.COM, TANGERANG — Kepala Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, M. Sohib, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang dinilai telah memberikan dukungan terhadap pengembangan seni kaligrafi yang tumbuh dan berkembang di Kampung Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon.

Menurut M. Sohib, perhatian dan dukungan Polri terhadap potensi seni dan budaya masyarakat merupakan bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga sekaligus mengembangkan kearifan lokal.

Ia secara khusus mengapresiasi inisiatif AKP Seala Syah Alam ketika menjabat sebagai Kapolsek Pagedangan yang menginisiasi pembangunan galeri dan workshop seni kaligrafi di Kampung Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon.

Inisiatif tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam memberikan ruang bagi para seniman kaligrafi lokal untuk berkarya, mengembangkan kreativitas, serta memperkenalkan seni kaligrafi Lengkong Ulama kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Seala Syah Alam. Ketika menjabat sebagai Kapolsek Pagedangan, beliau tidak hanya memikirkan persoalan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melihat potensi masyarakat yang perlu dikembangkan. Salah satunya adalah seni kaligrafi Lengkong Ulama yang merupakan bagian dari kearifan lokal Desa Lengkong Kulon,” ujar M. Sohib.

Menurutnya, keberadaan galeri dan workshop tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga memiliki dimensi pemberdayaan masyarakat. Para seniman dan pelaku seni mendapatkan tempat untuk berproses, sementara karya-karya yang dihasilkan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif.

“Kami berharap kaligrafi Lengkong Ulama tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi dapat terus berkembang hingga ke tingkat nasional bahkan pasar global. Ini adalah potensi masyarakat yang harus kita dukung bersama,” katanya.

M. Sohib menilai, apa yang dilakukan AKP Seala menunjukkan bahwa tugas kepolisian dapat berjalan beriringan dengan upaya pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, polisi tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pembangunan masyarakat melalui pendekatan sosial, budaya, dan pemberdayaan ekonomi.

“Kami senang melihat polisi seperti Bu Seala yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Beliau menunjukkan bahwa kepolisian bisa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat untuk mengangkat kearifan lokal sekaligus meningkatkan potensi yang dimiliki warga,” ungkapnya.

Kaligrafi Lengkong Tampil di Kapolri Cup 2026

Pada kesempatan yang sama, M. Sohib juga menyampaikan terima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tangerang Selatan dan Polsek Pagedangan, yang telah memfasilitasi keikutsertaan Kaligrafi Lengkong dalam ajang gelar karya dalam rangka E-Sports Kapolri Cup 2026.

Ajang tersebut digelar di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu–Minggu, 8–9 Agustus 2026.

Keikutsertaan Kaligrafi Lengkong dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan karya para seniman Lengkong Ulama kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, khususnya Polres Tangerang Selatan dan Polsek Pagedangan, yang telah memberikan ruang dan memfasilitasi Kaligrafi Lengkong untuk turut hadir dalam ajang gelar karya E-Sports Kapolri Cup 2026. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Lengkong Kulon,” tutur M. Sohib.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi momentum bagi para pelaku seni kaligrafi Lengkong untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan karya dan memperluas jaringan pemasaran.

Menurutnya, seni kaligrafi yang berkembang di Kampung Lengkong Ulama memiliki karakter dan sejarah yang kuat. Karena itu, pelestarian seni tersebut harus berjalan beriringan dengan inovasi dan pengembangan ekonomi kreatif.

“Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut. Pemerintah desa tentu siap mendukung, masyarakat juga harus terus berkarya. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Kaligrafi Lengkong Ulama dapat semakin dikenal, tidak hanya di Tangerang dan Banten, tetapi juga di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

“Kaligrafi Lengkong Ulama bukan lagi sesuatu yang asing dan sudah memiliki nama serta dikenal oleh masyarakat. Ke depan, kami berharap dukungan dan sinergi seperti ini dapat terus diperkuat agar Kaligrafi Lengkong semakin dikenal, semakin dihargai, dan semakin luas pemasarannya, baik di tingkat nasional maupun hingga ke mancanegara,” pungkasnya. 

Posting Komentar untuk "Kades Lengkong Kulon Apresiasi Polri Dukung Pengembangan Seni Kaligrafi Lengkong Ulama"